Mengukur Batas Kampung dan Berburu Lima orang Hilang di Hutan Warsansan

Biak – Jumat (21/7) siang pukul 13.30 WIT Petugas siaga kantor sar biak menerima laporan dari Bapak Nikodemus Kafiar bahwa 5 (lima) orang hilang di hutan. Diketahui Yunus Kafiar (38 thn), Yona Kafiar (60), Deki Kafiar (60), Marthen Kafiar (40) dan Lamber (40) dari Desa Warsansam hendak melakukan pengukuran batas wilayah kampung dan berburu di dalam hutan selama 2(dua) hari sejak Selasa pagi (18/07), tetapi setelah 4 (empat) hari kelimanya belum juga kembali. 
Setelah menerima laporan tersebut Kepala Seksi Operasi SAR Kantor SAR Biak melakukan pengarahan dan mempersiapkan peralatan untuk melakukan operasi sar. Pukul 13.45 1 (satu) tim penolong dengan kekuatan 10 orang penolong dari kantor sar biak dikerahkan menuju Hutan Warsansam (1o3’54.30’’S- 136o5’37.50’’E) menggunakan truk personil dan truk peralatan untuk melakukan untuk melakukan pencarian terhadap 5 orang yang dikhawatirkan hilang tersebut. 

 


Setelah tiba di hutan desa Warsansam tim penolong bersama keluarga korban melakukan pencarian menuju ke dalam hutan. Pencarian cukup terkendala karena cuaca yang hujan dan keadaan hutan yang lebat dan berbukit bukit. Hingga menjelang malam pencarian yang dilakukan belum membuahkan hasil dan tim bermalam di posko (1o5’34.20’’S- 136o4’13.70’’E). 

Sabtu (22/7) pagi tim penolong bersama keluarga korban kembali melakukan pencarian terhadap 5 orang yang dikhawatirkan hilang tersebut. Hingga menjelang malam pencarian hari ke-2 masih belum membuahkan hasil, tim dan keluarga korban bermalam di hutan (1o2’55.16’’S- 136o5’25.18’’E).

Minggu (23/7) pencarian hari ke-3 kembali dilakukan tim penolong beserta keluarga menyisir hutan ke arah utara, sekitar pukul 10.00 WIT tim penolong berhasil menemukan Yunus dan Marthen di tengah hutan (1o2’4.96’’S- 136o5’48.36’’E) keduanya ditemukan dalam keadaan lemas karena kekurangan makanan. Setelah diberi makanan dan minuman keduanya kemudian menceritakan kronologis kejadian mereka terpisah dengan ketiga kerabatnya yang lain. 

Diketahui mereka berlima terpisah karena mengejar buruan mereka yang lari dan akhirnya tersesat. Setelah mendapatkan informasi dari kedua korban pencarian kembali dilanjutkan, namun hingga menjelang malam ketiga kerabat korban masih belum ditemukan. Tim penolong beserta korban dan keluarga kembali bermalam di hutan (1o1’39.10’’S- 136o6’48.36’’E).
Pencarian hari ke-4 Senin (24/7) pagi kembali dilakukan dengan terus menyisir ke arah utara hutan. Sekitar pukul 12.00 WIT ketiga korban berhasil ditemukan di dalam hutan (0o58’58.49’’S- 136o7’27.42’’E) dalam keadaan selamat. Kelima korban dan keluarga kemudian diantar ke desa Warsansan melalui jalur laut. Selanjutnya Tim penolong ditarik kembali ke kantor SAR dan operasi pencarian dinyatakan selesai.
  
 

Link Terkait
PEJABAT